Aku cemburu pada angin, mengapa ia mampu membelaimu dan aku tidak
Aku cemburu pada api, mengapa ia mampu menghangatkanmu dan aku tidak
Aku cemburu pada mentari, mengapa ia mampu menyinari gelapmu dan aku tidak
Aku cemburu pada hujan, mengapa ia mampu membasahimu dan aku tidak
Aku cemburu pada langit, mengapa ia mampu menaungimu dan aku tidak
Aku cemburu pada bulan, mengapa cahayanya meneduhkanmu dan aku tidak
Aku cemburu pada bintang gemintang, mengapa ia mampu sinari malammu dan aku tidak
Aku cemburu, selalu cemburu, karena tak pernah mampu aku menggapaimu.
Rabu, 06 Juni 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SUPERIORITAS PRIA,INFERIORITAS WANITA
“Wanita adalah lentera-lentera jiwa, meski cahayanya tak sebenderang pur...
-
A. Hubungan Kinayah dan Majaz Majaz dan kinayah pada dasarnya adalah dua dari tiga model uslub(gaya pengungkapan) dalam bahasa arab. Perbed...
-
الإختبار المتأسس على الفصل(الإختبارالوقعي) PENILAIAN BERBASIS KELAS(Penilaian Autentik) Classroom Based Assassement(Authentic Assessment) ...
-
Sajak Kesombongan Saat aku merasa di awang2 kehidupan, penuh dengan kebahagiaan, akupun berfikir……. Kupikir aku pintar, ternyata aku hanyal...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar